Menurut Kantor Berita ABNA, Mayor Jenderal Seyyed Yahya Rahim Safavi hari Sabtu (13/3/2021) mengatakan, "Wajah dunia sedang berubah dan perang di masa depan sama sekali berbeda dengan masa lalu. Oleh karena itu, sistem pertahanan dan keamanan, serta komponen yang mempengaruhinya juga berubah,".
"Pada langkah kedua Revolusi [Islam], pertahanan dan keamanan tidak dapat dicapai tanpa kemajuan ilmu pengetahuan," ujar Mayjen Safavi.
"Dalam langkah kedua Revolusi, kami ingin komando militer dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi, di samping keimanan dan keberanian." tegasnya.(PH)
342/